Senin, 23 Agustus 2021 SMA Negeri 2 Jember telah kedatangan tamu spesial yaitu Bupati Jember, Bapak Hendy Siswanto bersama Wabup, Bapak Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun). Kedatangan Bupati dan Wabup Jember ke SMA Negeri 2 Jember dalam rangka meninjau langsung hari pertama pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Bupati dan Wabup Jember disambut antusias oleh warga Smada dengan ditampilkannya tarian tradisional oleh penari Smada dari ekstrakurikuler dance. Bupati beserta rombongan menyapa ramah seluruh warga sekolah.

Tempat pertama yang dituju Pak Bupati bersama rombongan adalah perpustakaan Smada untuk memastikan bagaimana penerapan prokes di perpustakaan Smada, seperti adanya fasilitas cuci tangan, hand sanitizer, dan thermogun. Beliau berpesan agar petugas perpustakaan di SMA Negeri 2 Jember senantiasa mengingatkan siswa untuk tidak saling berkerumun apalagi ketika di perpustakaan.

Setelah meninggalkan perpustakaan, bupati bersama rombongan menuju ke kelas untuk memberikan pesan langsung kepada siswa agar selalu menaati prokes selama belajar tatap muka di sekolah. Kali ini kelas yang dikunjungi adalah kelas X IPS 1. “Agar kalian bisa belajar tatap muka seperti ini seterusnya maka selalu disiplin menjaga protokol kesehatan. Selalu menggunakan masker, membawa hand sanitizer, mencuci tangan, jaga jarak, dan jangan berkerumun! Jika sudah selesai kegiatan sekolah, langsung pulang ke rumahnya masing-masing. Sayangi diri kalian, keluarga kalian, dan bapak-ibu guru dengan terus jaga protokol kesehatan!” pesan Pak Bupati kepada siswa dan siswi SMA Negeri 2 Jember.

Selanjutnya Pak Bupati bersama rombongan menuju ke klinik SMA Negeri 2 Jember untuk mengecek bagaimana ketersediaan fasilitas kesehatan, seperti obat-obatan dalam menghadapi Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Beliau berpesan agar petugas klinik selalu sigap ketika ada anak sakit dan teliti dalam mengecek ketersediaan obat-obatan.

Selanjutnya Pak Bupati bersama rombongan menuju ke klinik SMA Negeri 2 Jember untuk mengecek bagaimana ketersediaan fasilitas kesehatan, seperti obat-obatan dalam menghadapi Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Beliau berpesan agar petugas klinik selalu sigap ketika ada anak sakit dan teliti dalam mengecek ketersediaan obat-obatan.

Setelah mengecek bagaimana sarana dan prasarana sekolah untuk penerapan prokes di PTM, Pak Bupati bersama rombongan bergegas untuk meninggalkan sekolah. Sebelum meninggalkan sekolah, beliau mengajak foto bersama dengan warga Smada dan beberapa mahasiswa yang sedang praktek di Smada.

Terkait dengan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMA Negeri 2 Jember, pihak sekolah telah melakukan persiapan beberapa hari sebelumnya. Diantaranya, persiapan sarana dan prasarana seperti penyediaan tempat cuci tangan, hand sanitizer, thermogun, dan obat-obatan, serta penyemprotan disinfektan di semua lingkungan sekolah. Selain itu, adanya penyediaan air minum di setiap kelas agar siswa tetap dapat belajar kondusif meskipun tidak ada istirahat selama belajar di sekolah.

Secara teknis, pembelajaran tatap muka terbatas di SMA Negeri 2 Jember sistemnya ganjil-genap. Jadi sebanyak 15-18 siswa masuk selama satu minggu untuk nomor ganjil, kemudian minggu berikutnya oleh nomor genap. Tak lupa, sekolah juga menerapkan protokol kesehatan ketat. Dengan mencuci tangan, wajib pakai masker, dan alat pengukur suhu otomatis di pintu masuk sekolah. Di setiap kelas juga sudah disiapkan hand sanitizer dan tempat cuci tangan. Masing-masing guru juga membawa spidol dan penghapus agar tidak ada kontak langsung dengan siswa. Untuk jam mengajar terdapat pengurangan jam pelajaran, yaitu yang biasanya satu jam 45 menit menjadi 25 menit. Sehingga hanya 4 jam pembelajaran di sekolah, yaitu dari pukul 07:00 sampai pukul 11:00. Untuk antisipasi tidak terjadi kerumunan, jam istirahat sekolah ditiadakan. Selain itu, terkait vaksinasi sudah 70% atau 724 siswa SMADA telah melakukan vaksinasi.

Dengan adanya visitasi Bupati Jember beserta rombongan ke SMA Negeri 2 Jember menjadikan semangat warga sekolah untuk terus konsisten menerapkan protokol kesehatan selama pembelajaran tatap muka di SMADA. Dengan terus konsisten menerapkan protokol kesehatan, harapannya agar pandemi segera usai, kehidupan normal kembali, dan pembelajaran tatap muka dapat berjalan seterusnya dengan kondisi seperti sebelum pandemi.

Penulis             : Defi (Dokumentasi Humas)

Reviewer         : Mariyana (Waka Humas)